Lulus kuliah? susah…Cari kerja? susah… Dapet kerja? Susah.. Mau resign kerja? Susah lagi.. Hheee.. Kalimat barusan agak lebai yah.. Sebenarnya fokus tulisan pagi ini adalah resign.. Kenapa saya menulis ini.. Karena isue di kantor saya akhir-akhir ini adalah.. Bagaimana caranya resign dengan elegan.. Hehe..Bukannya apa tapi ada beberapa teman yang memang harus resign.. Karena alasan2 khusus.. Karena ikut pertandingan nasional (ada temen saya yang atlet nasional-beneran), ada juga yang karena kudu istirahat total karena pengen banged program “bikin babynya sukses” Well.. Ini berlaku untuk anda juga.. Kalau mau resign.. Yang elegan yaa..Monggo di intip tipsnya..

1. Kalau mau resign jangan ndadak. Minimal sebulan sebelum resign. Kasi kesempatan atasan anda untuk cari pengganti anda. Buatlah juga surat resign yang formal tegas, tak bertele-tele sebelum anda menghadap untuk berbicara empat mata

2. Sebaiknya tidak memberitahu banyak orang sebelum anda benar-benar telah berbicara empat mata dengan bos anda. (Siapa tau bos anda ternyata malah menahan anda dan mendoublekan salary anda untuk tetap stay, eh anda sudah terlanjur kabar-kabari untuk cabut.. kan maluu)

3. Jangan dulu bercerita ke teman anda kalau anda sudah punya ancang-ancang ke perusahaan lain.
Misalnya gajinya yang lebih besar, lokasi yang lebih menyenangkan. Pupuklah persahabatan lebih dalam ke rekan kerja yang lain walaupun sebelum-sebelumnya kurang begitu akrab, Karena nanti akan berguna suatu saat, siapa atau ada informasi penting kelak seputar tempat kerja anda sekarang ini

4.Tinggalkan kesan yang baik untuk atasan anda dengan melakukan satu hal besar atau prestasi terakhir
sebelum anda cabut dari perusahaan tsb.

5. Rapikan tempat kerja anda, meja/ruangan. Jangan tinggalkan barang-barang pribadi anda, apalagi mengkacau balaukan ruangan tersebut.

6. Tawarkan bantuan pada kantor anda misalkan perusahaan tersebut belum mendapatkan pengganti

7. Jangan menghilang di hari-hari terakhir anda bekerja. Tunjukkan kalau anda tetap profesional dan walau anda punya masalah pribadi, jangan buat mereka berpikir anda resign karena anda ada masalah personal dengan perusahaan tersebut

8. Dunia sangat sempit. Jangan sekali-kali menjelek-jelekan rekan kerja, atasan, atau perusahaan tempat kerja anda. Bisa jadi perusahaan tempat kerja anda selanjutnya mendengarnya dan mempertimbangkan apakah anda juga akan menjelek-jelekan mereka juga.

9. Negosiasikan dengan baik mekanisme resign anda dengan bijaksana. Jangan terlalu banyak menuntut. Usahakan win-win solution. Jangan ada yang dirugikan

10. Jangan sekali-kali “tidak sengaja” membawa inventaris kantor. Walaupun hanya sebuah pulpen atau stepler

source gambar: smartlemmingdotcom

source tulisan: intisari

Share and Enjoy:
  • Digg
  • StumbleUpon
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • MisterWong
  • Mixx
  • Webnews.de

Anda Juga Akan Suka Ini ;)

  1. Tips Buat Pencari Kerja : Hati-hati dengan iklan lowongan Palsu